Senin, 14 Juni 2021

Laporan tugas kelompok Human Computer Interaction

 Dalam pembuatan proyek kami, kami mengevaluasi proyek kami melalui UI/UX dengan inspeksi secara evaluasi heuristik, sebelum mengevaluasi, kami melakukan proses desain membangun User interface dan user experience antara lain sebagai berikut:

  1. Understand
    Sebelum memulai desain, ada baiknya kita mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah yang ada. Jadi dalam desain kami, dengan hadirnya batik membuat masyarakat indonesia maupun luar negeri menjadi jauh lebih tertarik dengan barang produk lokal Indonesia.

  2. Research
    Menganalisa pesaing atau kompetitor, Meriset trend terkini, dan pikirkan desain dan opsi yang dapat membuat UX bagus, sehingga dengan riset ini mampu membawakan peminat bagi orang yang tertarik pada website kami

  3. Sketch
    Mengumpulkan Ide dari anggota kelompok, Menggambarkan sketsa layout, Serta lakukan diskusi secara berulang

  4. Design
    Desain gambar, Membuat layout, mencari asset gambar, memilih penggunaan text yang sesuai

  5. Implementation
    Mencoba hasil desain yang telah dibuat.  Saat implementasi, mungkin akan ada perubahan kecil yang perlu dilakukan untuk menghasilkan desain yang optimal.

  6. Evaluate
    Membuat laporan desain yang telah dibuat sesuai dengan beberapa faktor:  

    1. Kegunaan sistem

    2. Sulit tidaknya ketika digunakan end User

    3. Apakah fleksibel dan mudah diubah 

    4. Apakah memberikan solusi yang diinginkan untuk mengatasi masalah pengguna 

    5. Tingkat kredibilitas yang membuat seseorang memutuskan menggunakan produk

Dan dengan tipe evaluasi heuristik yang dimana evaluasi heuristik dapat dilakukan pada tahap apapun sepanjang proses desain interface. Dan apa saja sih yang harus dilakukan dalam evaluasi heuristik ini? Tim kami melakukannya antara lain sebagai berikut:

  1. Clarity
    Membuat website harus sejelas-jelasnya dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna web. Dengan penyampaian informasi yang singkat dan jelas, seperti icon yang tidak berbelit-belit, dan penggunaan perkataan yang jelas dan tidak mengulang.

  2. Minimize unnecessary complexity and cognitive load

Membuat tampilan website sesimpel mungkin untuk pengguna. Pecah proses rumit menjadi beberapa langkah, komponen-komponen yang tidak terlalu rumit dan penggunaan warna harus jelas. 

  1. Provide user with context
    Membuat tampilan website harus menyediakan konteks dan waktu yang jelas, sehingga website menjadi lebih enak dilihat dari segi informasi dan pemahaman pengguna. Seperti nama website yang jelas, tidak berbelit-belit dalam animasi dan memberikan kemudahan pengguna dalam menggunakan website.

  2. Promote a pleasurable and positive user experience

Desain harus menyenangkan secara estetika dan mempromosikan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. Berikan tujuan yang mudah dicapai, dan memberikan tanggapan positif untuk pengguna website.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar